Part 1 dapat dibaca di sini

Tentang Ratri Endah Putri

Ratri Endah Putri saat ini aktif berkuliah di University of Twente, Netherlands. Ia mengambil jurusan Water Engineering & Management sejak tahun 2016 dengan sub-jurusan ‘Integrated Water Management’. Sebelumnya Ratri meraih gelar sarjana dari ITB di jurusan Teknik Lingkungan dan sempat bekerja di konsultan lingkungan di Jakarta. Selain itu, fokus lainnya adalah mengasuh dan membesarkan seorang anak perempuan.

Ratri Endah Putri & keluarga (foto: Aden)

Kenapa mengambil WEM di Belanda?

Mungkin jawaban ini sudah biasa didengar, namun Belanda memang terkenal dengan jurusan-jurusan yang berkaitan dengan teknologi dan manajemen air. Jurusan Water Engineering & Management di University of Twente ini tidak hanya fokus di aspek technical saja, tapi juga mengkombinasikan dengan aspek manajemen. Beberapa mata kuliah juga beririsan dengan jurusan Construction Management & Engineering.

Pengalaman kuliah WEM di Belanda

Kuliah di sini bukan hanya datang ke kelas, duduk dan mendengarkan dosen selama 5 hari dalam seminggu. Namun lebih dibebankan kepada tugas-tugas kelompok maupun tugas-tugas individu. Tugas-tugasnya pun berdasarkan situasi dan problem nyata yang dihadapi institusi-institusi di Belanda. Institusi-institusi ini bermacam-macam, bisa dari pemerintahan maupun swasta yang bekerja di bidang keairan. Saat suatu tugas membutuhkan penggunaan piranti lunak, itu juga yang digunakan oleh profesional di bidangnya. Dosen tamu yang diundang juga langsung dari praktisi-praktisi di bidangnya. Sistem ini memperkecil jarak antara dunia profesional dan akademik. Mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja tidak langsung dari perkuliahan yang ada. Jadi, kuliah ini benar-benar mempersiapkan mahasiswa ke dalam dunia kerja.

Suka-duka mengambil jurusan WEM

Suka

  • Dosen-dosen di sini adalah yang terbaik di bidangnya. Selain itu dosen-dosen di sini mudah ditemui dan sangat membantu. Jika mahasiswa ada kesulitan dapat datang ke ruangan dosen pada jam tertentu untuk berdiskusi langsung.
  • Kuliahnya tidak padat, seminggu bisa hanya 3-4 kali pertemuan kelas. Sisanya mahasiswa dapat mengatur waktu belajar masing-masing.
  • Akses paper dan bahan-bahan akademik lainnya di sini mudah.
  • Jika ada re-exam (ujian ulang), bisa hanya selang beberapa hari. Tidak harus menunggu tahun depan untuk mengambil ulang pelajaran tersebut.
  • Di jurusan WEM ini, dan juga di CME dan CEM, semua pelajaran dipukul rata 7.5 credit. Sehingga 1 kuartil hanya perlu mengambil 2 mata pelajaran. Mahasiswa dapat lebih fokus dalam belajar.

Duka

  • Tugasnya banyak, apalagi kalau mendapat kelompok dengan orang Belanda yang suka mengerjakan tugas bersama-sama walaupun tugasnya bisa dibagi. Walaupun ini juga ada sisi positifnya, yaitu bisa bertukar pikiran melalui diskusi.
  • Sulit mendapatkan nilai yang memuaskan. ‘Asal lulus sudah cukup.’

Saran untuk calon mahasiswa WEM

Persiapkan niat dan mental. 🙂

Ditulis oleh: Aden Firdaus berdasarkan wawancara dengan Ratri Endah Putri