Heritage van Indonesia! Itulah tema yang diangkat oleh panitia Indonesian Evening 2017. Tema ini dilatarbelakangi atas keinginan untuk mengenalkan Indonesia di Enschede ini, terutama kepada masyarakat yang berasal dari luar Indonesia. Tidak hanya makanan Indonesia yang telah dikenal sebagai menu yang lezat yang akan diperkenalkan, namun tarian, budaya, hingga pengetahuan mengenai Indonesia, dikemas secara menarik melalui acara Indonesian Evening 2017 kali ini.

Photo ©Janet Ika – PPI Enschede

Acara ini diadakan pada hari Rabu, 29 November 2017. Berbeda dari tahun sebelumnya, acara Indonesian Evening diadakan di gedung De Horst, University of Twente. Pada pukul 17.30 waktu setempat, telah terlihat banyaknya pengunjung yang berdatangan memenuhi meja registrasi. Para pengunjung juga tidak lupa untuk membeli kupon makanan. Beberapa panitia dengan senang hati menjelaskan terkait menu makanan yang ada. Banyak pengunjung yang masih bingung untuk menentukan menu apa yang akan dibeli karena banyaknya variasi makanan dan semuanya lezat.

Photo ©Kevin Rafael Indrawijaya – PPI Enschede

Photo ©Kevin Rafael Indrawijaya – PPI Enschede

Photo ©Kevin Rafael Indrawijaya – PPI Enschede

Acara dibuka dengan penampilan tari Pendet yang berasal dari Bali. Kemudian pembawa acara pun tak ketinggalan untuk menyapa pengunjung yang telah memenuhi ruangan. Selanjutnya, penampilan Indonesia Menari memecah suasana dengan tarian dan keseruan lagu “Gemu Fa Mi Re” yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Indonesian Evening 2017, Girindra Wardhana. Tidak lupa, penampilan BandIDS yang beranggotakan mahasiswa Indonesia di Enschede, menghibur pengunjung. Mulai dari lagu Cinta Kan Membawamu (Dewa 19), My Everything (Glenn Fredly), hingga Sepanjang Usia (Kerispatih).

Photo ©Ivana Kristanti – PPI Enschede

Photo ©Ivana Kristanti – PPI Enschede

Penampilan selanjutnya yaitu tari Tor-tor yang berasal Sumatera Utara, dimana berhasil dibawakan dengan lemah gemulai oleh kedua penari. Aksi pukulan Banten yang dibawakan oleh Poekoelan Ksatria juga cukup menyita perhatian pengunjung dengan atraksi-atraksi pencak silatnya. Beberapa jurus jitunya juga tak luput untuk dijelaskan dengan detail kepada pengunjung.

Photo ©Janet Ika – PPI Enschede

Photo ©Ivana Kristanti – PPI Enschede

Kemudian, acara dilanjutkan dengan penampilan fashion show berbagai baju adat Indonesia yang mayoritas diperagakan oleh mahasiswa internasional yang ada di Enschede. Mulai dari pakaian adat Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan (Dayak), Manado, hingga Sulawesi Selatan (Bugis dan Makassar). “I like the food, the people, the music, and the fashion shows. Thank you so much for organizing this event for us”, sahut Laila Zinad, salah satu pengunjung yang berasal dari Enschede. Adapun penampilan Ibu dan anak untuk memperagakan pakaian tradisionalnya. Penampilan tari Jaipong yang berasal dari Jawa Barat juga turut mengisi acara Indonesian Evening kali ini.

Photo ©Janet Ika – PPI Enschede

Photo ©Janet Ika – PPI Enschede

Dari gambar diatas, dapat dilihat bahwa pengunjung merespon positif terhadap makanan Indonesia. “This celebration is just unbelievably. So many nice people. The food is amazing. One of the best food in my life. I definitely recommend everyone to come along and check this out”, kata Imar yang berasal dari Barcelona. Makanan yang disajikan pun beragam, mulai dari jajanan pasar, makanan ringan, menu utama, hingga hidangan penutup. Dengan harga yang cukup terjangkau dimana berkisar dari 1,5 euro hingga 6 euro, makanan yang dijual di lima booth pun banyak yang langsung habis seketika. Sambil menikmati hidangan yang tersedia, pengunjung pun juga dihibur oleh penampilan The BandIDS yang senantiasa setia menampilkan penampilan terbaik mereka. Adapun photobooth dengan berbagai pernak-pernik Indonesia seperti wayang yang disediakan oleh panitia yang bertujuan untuk mempromosikan Indonesia lebih lagi.

Photo ©Kevin Rafael Indrawijaya – PPI Enschede

Di kesempatan kali ini, Duta Besar Indonesia untuk Belanda pun turut hadir untuk mendukung acara Indonesian Evening 2017 ini. Beliau mengatakan, “Selamat kepada PPI Enschede yang sudah menyelenggarakan acara yang sangat berkesan karena begitu banyak yang datang. Tentunya ini menjadi sebuah event yang penting terutama untuk mempromosikan Indonesia karena bagaimana pun juga mahasiswa adalah agen-agen tourism dan culture.”

Menyambung pernyataan beliau, Girindra Wardhana, selaku Ketua Indonesian Evening 2017 menanggapi bahwa “Acara Indonesian Evening 2017 ini dapat dikatakan sangat sukses dikarenakan antusiasme pengunjung yang sangat besar dan jauh melebihi ekspektasi yang diperkirakan oleh panitia sebelumnya. Perkiraan kami sekitar 200 orang yang datang namun sejauh ini ada lebih dari 350 orang yang datang. Responnya sangat positif. Terima kasih untuk kerjasama semua pihak yang terlibat”. Senada dengan ketua acara, Aji Putra Perdana selaku Ketua PPI Enschede juga mengatakan bahwa kata-kata yang tepat untuk menggambarkan Indonesian Evening 2017 kali ini adalah “luar biasa”.

Ditulis oleh : Ivana Kristanti – Panitia Publikasi dan Dokumentasi Indonesian Evening 2017