Banyak hal yang sulit ditemukan di Belanda, selain karena perbedaan budaya dan lingkungan ada banyak faktor lainnya yang membuat kita sulit menemukan hal yang biasa kita temukan di tanah air, contohnya adalah Bantal guling, orang-orang di Belanda tidak menggunakan bantal guling sehingga hampir tidak pernah ada toko yang menjual bantal guling di Belanda. Nah, Buat kalian yang akan datang ke Belanda, Enschede khususnya, ini dia beberapa barang/peralatan yang sebaiknya dibawa dari Indonesia:

  1. Lampu Cool White : lampu yang dijual di Belanda pada umumnya berwarna warm white (kuning), sehingga untuk kita yang terbiasa dengan lampu yang berwarna putih (cool white) akan sedikit sulit untuk beradaptasi dengan warna lampu kekuningan. Kecenderungannya mata akan cepat lelah saat membaca dengan lampu kuning dan watt dari lampu terlalu kecil dibanding dengan ukuran ruangan pada umumnya. Kemungkinan untuk ukuran minus bertambah juga cukup tinggi karena warna lampu seperti itu.
  2. Rice Coocker : untuk rice coocker ukuran 1 liter atau kurang agak sulit ditemukan di Belanda. Jadi lebih baik membawanya dari Indonesia. Namun bila koper tidak memungkinkan, bisa menunggu hibah dari teman-teman yang sudah selesai masa studi dan akan kembali ke Indonesia.
  3. Guling : disini tidak menjual guling. Jadi, bawalah guling yang masih dalam keadaan vacumm di dalam koper.
  4. Peralatan Sholat : sangat susah mencari peralatan sholat (sajadah, sarung, peci, mukena) di sini. Jadi bawalah 2 set atau lebih peralatan sholat untuk jaga-jaga.
  5. Kacamata : untuk kalian yang menggunakan kacamata, bawalah minimal 1 kacamata cadangan karena harga kacamata di sini cukup mahal.

.

Barang/Peralatan yang sebaiknya tidak dibawa dari Indonesia

  1. Kabel extension : pada umumnya, peralatan di sini memiliki daya (watt) yang cukup besar. Jauh di atas rata-rata peralayan yang berasal dari Indonesia. Kabel dari Indonesia rata-rata berukuran kecil sehingga bila digunakan untuk peralatan disini bisa jadi panas dan kemungkinan terjadi korsleting tinggi.
  2. Jaket Winter : umumnya jaket dingin yang dijual di Indonesia kurang mumpuni untuk digunakan di sini, karena bahan bajunya kurang rapat atau kurang tebal. Harganya juga cenderung lebih mahal dari sini. Bila mau bawa, sebaiknya bawa satu saja. Nanti selebihnya beli di sini. harganya pun tidak terlalu mahal saat sedang diskon (Agustus dan Januari musim diskon untuk baju dingin model tahun lalu).